Berita, Tips

Cara backup data bagi komputer yang terkena Ransomware

Sekitar beberapa hari yang lalu terjadi serangan ransomware terbesar yaitu 75000 ransomware yang menyerang 99 negara, Ransomware ‘WannaCry’ pasti akan menyerang komputer dengan Sistem Operasi Windows karena arsitektur dari Windows dan Macos maupun Linux berbeda.

Cara kerja Ransomware adalah dengan melakukan enkripsi di hampir semua file baik itu doc, pdf, mp3, mp4, dll, jadi ketika file tersebut kita buka maka akan error, dan ada file lagi yang menjelaskan jika ingin kembali file-file tersebut maka pemilik file tersebut harus membayar sejumlah uang dengan metode pembayarannya menggunakan Bitcoin dimana kita tahu bahwa transaksi bitcoin itu sendiri sangat aman dan tidak bisa dilacak. Kemudian penyebaran dari ransomware itu sendiri bisa melalui jaringan, sehingga jika ada himbauan dari menkominfo untuk melepas terlebih dahulu ataupun mematikan wifi ketika menghidupkan komputer itu benar, tapi sampai kapan harus begitu terus?

Ada beberapa cara untuk backup data pada komputer yang sudah terlanjur kena ransomware ini, selain dengan melakukan update antivirus maupun update dari windows itu sendiri, cara berikut dijamin 99% aman dari serangan ransomware. Cara berikut yaitu menggunakan LiveUSB Linux, yang perlu disiapkan adalah USB Flashdisk (Minimal 2GB keatas) kemudian download ISO dari salah satu distro linux (Ubuntu, OpenSUSE, Fedora, dll), dan yang terakhir adalah software untuk memasukkan ISO tersebut kedalam Flashdisk. Ada banyak software yang bisa digunakan salah satunya yaitu Unetbootin.

Setelah semuanya sudah siap, jalankan Unetbootin(tersedia versi Windows/Linux/Macos) kemudian pilih Diskimage dan pilih ISO distro linux yang sudah kita download tadi.

pada type pilih USB Drive dan pada Drive pilih drive flashdisk yang akan diinstall, kemudian klik Ok dan tunggu hingga selesai. Setelah selesai coba restart komputer dan lakukan booting via flashdisk, tiap komputer beda-beda tombolnya, pada umumnya yaitu tombol F9/F11/F2. Kemudian jangan pilih yg Install, tapi pilih ‘Try Ubuntu’ jika menggunakan distro Ubuntu sampai muncul tampilan desktop. Setelah itu cek apakah hardisk windowsnya terdeteksi, jika iya maka silahkan backup data-data yang bisa diselamatkan lewat situ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *