Uncategorized

Install Raspbian pada Raspberry Pi

Dengan ukurannya yang mungil sebesar kartu kredit, banyak sekali yang bisa kita kerjakan, dari webserver, home automation sampai robot pun bisa. Raspberry Pi adalah mini pc dengan arsitektur ARM dan dapat nyala hanya dengan 5v 1A atau sekitar 5watt bahkan bisa kurang dari itu.

Bagi pengguna windows bisa menggunakan aplikasi win32 disk imager untuk install image raspbian, tapi bagi pengguna linux hanya buka terminal dan mengetikkan perintah dd sudah selesai. Pertama download terlebih dahulu image raspbian disini. Selain Raspbian ada OS lainnya yang bisa dicoba, jika punya Raspberry Pi 2 bisa install ubuntu. Setelah itu extract file tersebut sehingga menghasilkan file berupa .img (asumsi lokasi file terletak di folder Download), microsd/SD card dimasukkan kemudian buka terminal dan ketik :

sudo dd if=/home/[nama user]/Download/image_Rasbian.img of=/dev/mmcblk0 bs=1M

Saya menggunakan distro elementary OS Freya, sehingga microsd/SD Card terbaca sebagai mmcblk. Setelah sukses, masukkan kembali microsd/SD Card ke dalam Raspberry Pi dan coba booting. Jika menggunakan HDMI maka otomatis langsung terbaca di monitor, tapi jika menggunakan VGA Monitor maka harus pakai converter HDMi to VGA terlebih dahulu kemudian masuk ke partisi boot dan edit file config.txt

hdmi_force_hotplug=1

hdmi_group=2

hdmi_mode=16

hdmi_drive=2

Hilangkan tanda # di depannya. Setelah itu baru masukkan MicroSD/SD Card ke dalam Raspberry Pi kemudian nyalakan. Pada pertama kali menjalankan akan muncul konfigurasi raspi-config.

Pada raspi-config jika menggunakan microsd ukuran 8GB pasti masih sisa cukup banyak jadi pilih yang pertama, Expand Filesystem agar free space pada microsd digunakan semua. Kedua, pilih Enable Boot to Desktop or Scratch maka otomatis setelah restart akan langsung booting dengan mode GUI atau command prompt.  Ketiga pilih yang Overclock dan pilih modest. Kemudian pilih Advanced Option dan aktifkan SSH.

Jika sudah selesai semua silahkan lakukan restart dengan perintah

sudo reboot

Setelah restart maka akan langsung masuk mode GUI jika sebelumnya pilih yang GUI.

 

Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.